Pengetahuan

 Fleksibilitas Al - Qur'an terhadap Perkembangan Zaman

Disusun oleh : Salsabila Faradisa (1305619023)
Artikel ini disusun untuk memenuhi tugas Ujian Tengah Semester
mata kuliah Pendidikan Agama Islam
Dosen pengampu : Suyuti, M.Pd.

    Perkembangan zaman yang semakin modern telah banyak mengubah sendi - sendi kehidupan yang ada, beberapa diantaranya yakni karakter serta pola pikir manusia dari waktu ke waktu. Hal ini sedikit banyak dipengaruhi oleh kemajuan sains dan penemuan - penemuan baru dalam bidang teknologi. Tidak sedikit yang menganggap bahwa peradaban modern merupakan suatu era dimana segala sesuatunya menjanjikan kehidupan yang lebih nyaman, cepat, dan praktis.

    Banyak pertanyaan yang timbul mengenai peran penting Al - Qur'an bagi umat muslim seiring dengan pesatnya perkembangan di era modern saat ini.  Hal ini didasari oleh semakin tergesernya makna dan signifikasi pesan kitab suci untuk merespon nilai dan cara berpikir umat Islam dari masa ke masa, seperti diantaranya melunturnya solidaritas, serta meningkatnya sikap individualisme. 

    Sebagai umat Islam, kita harus menyadari bahwa dasar - dasar filosofis untuk mengembangkan ilmu dan teknologi dapat dikaji dan digali lebih dalam melalui Al - Qur'an, sebab di dalam Al - Qur'an telah banyak keterangan - keterangan mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi, karena seperti yang telah kita ketahui bahwa Al - Qur'an merupakan "petunjuk" (huda) dan "pengingat" (dzikr) bagi umat manusia.

    Dalam Islam sendiri, Al - Qur'an tidak pernah membatasi umatnya untuk maju dalam perkembangan di era modern saat ini, Islam justru sangat mendukung kemajuan umatnya untuk melakukan penelitian serta bereksperimen dalam berbagai bidang termasuk dalam bidang teknologi. Hal ini telah disebutkan  dalam ayat Al - Qur'an, yakni QS. Ali - Imran : 190 - 191 yang artinya : "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda - tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (yaitu) orang - orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia - sia; Maha Suci Engkau, lindungilah kami dari siksa api neraka."

    Dari kedua ayat di atas telah dijelaskan bahwa semua yang ada di langit dan bumi dapat kita cari tahu kebenarannya dengan melalui penelitian. Dari penelitian inilah diharapkan kita sebagai umat muslim dapat lebih terbantu dalam mencari kemudahan hidup baik di dunia maupun di akhirat dalam berbagai bidang termasuk dalam bidang teknologi. Selain memuat tentang pentingnya perkembangan sains, Al - Qur'an juga dapat dijadikan sebagai inspirasi ilmu dalam mengembangkan wawasan berpikir sehingga mampu menghadirkan sebuah inovasi baru yang berguna dalam kehidupan manusia.

    Al - Qur'an memang tidak memberikan petunjuk - petunjuk secara rinci mengenai bagaimana langkah yang harus dilakukan dalam menciptakan sebuah inovasi baru, akan tetapi Al - Qur'an telah memberikan bekal dasar berupa akal dan sarananya untuk dapat digali dan diolah sehingga dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Karena melalui akal pulalah, manusia ditunjuk oleh Allah sebagai Khalifah di bumi dengan tugas mengurus dan memakmurkan, serta menjadi makhluk yang paling mulia dibandingkan dengan makhluk lainnya.

    Mengutip dari ayat Al - Qur'an yakni QS. Al - Mulk : 19. Yang artinya : "Tidaklah mereka memperhatikan burung - burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka ? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pengasih. Sungguh, dia Maha melihat segala sesuatu." 

    Dari ayat di atas dapat kita ketahui bahwa dengan memperhatikan makhluk ciptaan Allah dan dengan menganalis fungsi dari organ - organ yang ada maka melalui akal pikiran manusia dapat tercipta sebuah inovasi baru dalam bidang teknologi seperti halnya pesawat terbang. Berkat dari hasil ilmu pengetahuan dan teknologi, banyak segi kehidupan menjadi lebih dipermudah. Dahulu untuk mengetahui waktu shalat, umat Islam harus melihat posisi matahari langsung dengan mata kepala, sekarang cukup dengan melihat jarum jam saja. Adapun contoh lainnya, yakni adanya penggunaan handphone, yang mempermudah orang dalam menyampaikan serta menerima informasi secara lebih cepat dan praktis.

    Dari sinilah kita tahu bahwa dengan mengkaji Al - Qu'an lebih dalam, kita dapat memperoleh pengetahuan lebih banyak sehingga dapat diimplementasikan ke dalam kehidupan sehari - hari yang dapat menunjang perkembangan teknologi pada era modernisasi ini. Namun, perkembangan teknologi ini tidak hanya memberikan dampak positif, melainkan juga dapat menimbulkan dapak negatif apabila kita sebagai pengguna tidak dapat memanfaatkannya secara hati - hati. 

    Namun, di dalam Islam sendiri, apabila kita sebagai umat muslim dapat berpegang teguh pada Al - Qur'an seutuhnya, maka dampak yang nantinya akan ditimbulkan pada dasarnya adalah dampak positif. Tergantung bagaimana kita memanfaatkannya dan menyikapinya terutama sebagai sarana dan media untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT.

Komentar